Denok Semarang 2016: Jangan Minder!
Flavia Domitilla Saraswati resmi melepas tugasnya sebagai Denok Kota Semarang 2016. Tepat pada 16 Juli 2017, Pengalungan selempang kepada Herliansa Chrisnasari Puspita menjadi simbol berakhirnya masa jabatan perempuan yang akrab dipanggil Saras ini. Menilik ke belakang perjalanan gadis dengan tinggi 174 cm ini, tentu tidaklah mudah.
"Awalnya aku dikasih tau temen kalo ada pemilihan Denok Kenang, kebetulan aku dari Semarang dan lumayan tertarik karena aku harus cari pengalaman sebanyak-banyaknya," ujar Saras melalui sambungan telepon bersama Reporter Benteng Kampus, (Minggu, 23/7)
Sebagai mahasiswi yang sedang menempuh studi Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Saras sempat absen dari perkuliahan untuk mengikuti audisi, pembekalan, hingga grand final Denok Kenang 2016.
Persiapan Menjadi Denok Kenang
Meski bukan seorang model, Saras telah mempersiapkan diri sebulan sebelum audisi berlangsung. Ia berlatih catwalk dan pose dari temannya seorang model. Saras juga mempelajari materi seputar kepariwisataan Kota Lumpia tersebut. Tenaga juga ia kerahkan untuk mengikuti serangkaian kegiatan Denok Kenang.
Dalam penilaian bakat, Saras membawakan tembang macapat. Meski mengaku tidak memiliki kemampuan khusus dalam olah vokal, namun pelajaran yang sering ia dapatkan sejak SD hingga SMP membuatnya yakin.
Menjadi Duta Pariwisata Kota Semarang
Saras tidak pernah menyangka bisa menyabet Juara 1 Denok Kota Semarang. Terpenting bagi dirinya adalah pengalaman dan teman-teman baru. Mahasiswi yang juga menjadi asisten dosen ini menerangkan bahwa Denok Kenang adalah kali pertamanya berkompetisi. Ia pun tidak menyangka, namanya termasuk dalam daftar 50 finalis terpilih dari 300-an peserta.
"Sama sekali ga nyangka. Aku nothing to lose sih, coba kenalan cari teman baru dan beneran first trial gitu,"
Saras menceritakan, padatnya pembekalan membuat kondisi kesehatannya menurun. Dini hari sebelum grand final, ia sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun ia bertekad untuk tetap menyelesaikan malam grand final pada hari itu juga. Saras yang menargetkan dirinya masuk 5 besar, justru tidak menyangka ketika dinobatkan sebagai Juara 1 Denok Kota Semarang 2016.
"Target 5 besar, saat itu pikiranku cuma satu, aku pengen segera berakhir hari itu karena subuhnya sempet drop, aku sangat bersyukur udah sampe sini, berterimakasih atas semua pengalaman dan teman-teman,"
Pesan Penting Kepada Generasi Muda
Perempuan yang bercita-cita ingin bekerja di salah satu perusahaan milik negara ini menekankan bahwa, ketika seseorang ingin tahu tentang suatu hal, maka ia harus mendalaminya. Anak pertama dari tiga bersaudara yang hobby membaca ini juga berpesan agar generasi muda bisa menjadi apapun yang mereka inginkan selama ada kemauan untuk mewujudkannya.
"Kita punya tujuan sendiri dan punya cerita dihidup kita masing-masing, jadi jangan takut mencoba,"
Kunci kesuksesan bagi Saras adalah kepercayaan terhadap diri sendiri. Manusia diciptakan unik dan berbeda, maka sebisa mungkin ia tidak ingin membandingkan dirinya dengan orang lain. Cukup dengan mengenali diri sendiri, meningkatkan skill, dan personality.
Reporter LPM Benteng Kampus,
-Rochima Fitriyani
Komentar
Posting Komentar